Home » , » Apresiasi Karya Seni Tari Daerah Nusantara

Apresiasi Karya Seni Tari Daerah Nusantara

Written By Aneka Artikel on Minggu, 04 Desember 2011 | 19.02

Tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan dengan gerak-gerak ritmis yang indah. untuk menghasilkan gerak yang indah membutuhkan proses pengolahan atau penggarapan terlebih dahulu, pengolahan unsur keindahannya bersipat stilatif dan distortif.

1. Gerak Stilatif yaitu: gerak yang telah mengalami proses pengolahan (penghalusan) yang mengarah pada benuk-bentuk yang indah.
2. Gerak Distorsif yaitu: pengolahan gerak melalui proses perombakan dari aslinya dan merupakan salah satu proses stilasi.

Dari hasil pengolahan gerak yang telah mengalami stilasi dan distorsi lahirlah dua jenis gerak tari yaitu, gerak murni (pure movement) dan gerak maknawi.

a. Gerak murni: dalam pengolahannya tidak mempertimbangkan suatu pengertian tertentu, yang dipentingkan factor keindahan gerak saja.
b. Gerak maknawi dalam pengolahannya mengandung suatu pengertian atau maksud tertentu, disamping keindahannya. Gerak maknawi di sebut juga gerak gesture, bersifat menirukan ( imitative dan mimitif).
c. Gerak imitatif adalah gerak peniruan dari binatang dan alam. Mimitif adalah gerak peniruan dari gerak-gerik manusia.

Tari merupakan komposisi gerak, berdasarkan bentuknya ada 2 jenis tari yaitu:
1. Tari Representasional yaitu tari yang menggambarkan sesuatu secara jelas. Tari bersumber pada kehidupan sehari-hari. Contoh: Tari perang, tari tani dll.

2. Tari Non Representasional yaitu tari yang tidak menggambarkan sesuatu, menekankan pada keindahan gerak semata. Keindahan dalam seni tari tidak hanya pada gerak tubuh. Untuk keutuhannya memerlukan dukungan seni lain sebagai kelengka
pan seperti: busana, rias, properti, musik, tata pentas, drama, dan sastra. Dengan demikian, seni tari menjadi bentuk seni yang kompleks yang mengandung beberapa macam unsur seni.


***


Penerbit: Penerbit Citralab - Tangerang
Kategori: Buku pengayaan Seni-Budaya
ISBN: 978-602-8711-41-8
Penulis: Aminudin

Buku pengayaan untuk mata pelajaran Seni-Budaya tingkat dasar dan menengah ini menyajikan beragam kekayaan tari Nusantara. Dalam tari-tari Nusantara terkandung kekayaan dalam gerak, fungsi, bentuk/cara penyajian, konsep, tema, dan tentu pula jenisnya. Dalam buku ini dibahas juga setiap tari yang dikenal berkembang di daerah Nusantara, antara lain: Tari Saman (NAD), Tari Tor-tor (Sumatera Utara), Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Zapin (Riau), Tari Tauh (Jambi), Tari Gending Sriwijaya (Sumatera Selatan), Tari Campak (Bangka-Belitung), Tari Cokek (DKI Jakarta), Tari Jaipong (Jawa Barat), Tari Sintren (Jawa Tengah), Tari Golek Menak (Yogyakarta), Reog Ponorogo (Jawa Timur), Tari Maengket (Kalimantan Selatan), Tari Pendet (Bali), Tari Cakalele (Maluku).

Dengan membaca buku ini, pembaca diharapkan dapat lebih mengetahui mengenai kekayaan khazanah tari di Nusantara. Ini merupakan salah satu upaya untuk lebih mengenalkan seni tradisi kepada pembaca. Dengan demikian, pembaca akan lebih terpacu dan tergugah untuk lebih menjaga dan melestarikan seni gerak tradisional.



Baca artikel terkait:

Bagikan artikel ini :
Posted by : www.aminudin.com
www.aminudin.com Updated at: 19.02

Baca Artikel Populer Lainnya

 
Support : Site Map | About | Contact | Privacy Policy
Copyright © 2007. www.aminudin.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger